Krisis Air Bersih: Inovasi Mahasiswa Stikes Ciamis Ciptakan Filter Air Alami

Beberapa wilayah di Ciamis masih sering menghadapi tantangan krisis air bersih terutama saat musim kemarau panjang, yang berdampak langsung pada meningkatnya angka penyakit kulit dan diare. Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa Stikes Ciamis mengembangkan sebuah inovasi alat penjernih air sederhana berbasis bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Proyek ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis bagi masyarakat pedesaan agar tetap mendapatkan air yang layak konsumsi tanpa harus bergantung pada infrastruktur pipa air yang belum merata jangkauannya.

Inovasi untuk mengatasi krisis air bersih ini menggunakan kombinasi material penyaring seperti arang aktif, pasir silika, kerikil, dan ijuk yang disusun dalam tabung filtrasi. Arang aktif yang dibuat dari batok kelapa lokal Ciamis terbukti efektif dalam menyerap zat kimia berbahaya dan menghilangkan bau pada air sumur yang tercemar. Mahasiswa melakukan pengujian kualitas air di laboratorium sebelum dan sesudah proses filtrasi untuk memastikan parameter pH dan kandungan bakteri tetap berada dalam batas aman menurut standar kesehatan lingkungan. Langkah ini merupakan bentuk nyata aplikasi ilmu kesehatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi mengenai cara pembuatan dan perawatan filter air ini menjadi bagian penting dalam strategi menghadapi krisis air bersih di Ciamis. Mahasiswa mengadakan lokakarya di balai desa untuk melatih warga membangun sendiri sistem filtrasi di rumah masing-masing. Mereka ditekankan bahwa pemeliharaan secara berkala, seperti penggantian arang dan pembersihan pasir, sangat krusial agar alat tersebut tetap berfungsi optimal. Dengan biaya yang sangat terjangkau, inovasi ini diharapkan dapat menjadi pertolongan pertama bagi keluarga di wilayah rawan kekeringan untuk menjaga sanitasi mereka tetap terjaga dengan baik.

Melalui upaya penanggulangan krisis air bersih ini, mahasiswa Stikes Ciamis menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui sains terapan. Program ini juga mendidik mahasiswa untuk menjadi pribadi yang peka terhadap masalah lingkungan di sekitar mereka. Harapannya, inovasi filter air alami ini dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar melalui dukungan pemerintah daerah. Dengan terjaminnya akses air bersih, kualitas kesehatan masyarakat Ciamis akan meningkat, sehingga beban biaya pengobatan akibat penyakit lingkungan dapat dialihkan untuk kebutuhan pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Mungkin Anda juga menyukai